mari mulai melirik “Embedded Sistem”

Embeded sistem merupakan suatu sistem yang diaplikasikan di dalam suatu perangkat yang berdiri sendiri.  Cirinya adalah programnya dibuat khusus, tidak bisa diprogram ulang, disimpan dalam chip, dan ditanamkan khusus di suatu alat.  Cabang ilmu ini memiliki perbedaan dengan membuat program yang biasa dilakukan oleh mahasiswa jurusan Informatika.  Mahasiswa jurusan informatika lebih suka menggunakan bahasa pemrograman tingkat atas untuk membuat program.  Perbedaannya adalah kebanyakan program yang dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat atas dijalankan mengunakan microprosessor.  Yang tentunya tidak dibatasi oleh besarnya program, harga modul atau komponen yang dipakai dan hal lainnya yang berkaitan erat dengan embedded sistem.

Kenapa embedded sistem?  Banyak mahasiswa informatika yang bilang, “malas ah, susah untuk belajar embbedded sistem, pake bahasa pemrograman tingkat rendah.”  Ya, memang embedded sistem erat kaitannya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah, tapi kemajuan zaman sekarang sudah memudahkan kita mahasiswa informatika untuk ikut berkecimpung dalam dunia embeded sistem yang awalnya dimonopoli saudara kita mahasaiswa elektro.  Kenapa?  Awalnya memang memrogram untuk embedded sistem menggunakan bahasa pemrograman tingkat rendah, tapi seiring kemajuan zaman, bahasa pemrograman java da C sudah bisa dan banyak diimplementasikan untuk membuat programdi embedded sistem.  Ini merupakan peluang besar untuk kita karena tentunya kita lebih unggul dalam hal melakukan perancangan membuat program dan algoritma.  Alasan susah untuk mempelajari bahasa pemrograman tingkat rendah sudah bukan kendala kita lagi untuk turut berkiprah di bidang embedded sistem.  Ini merupakan suatu peluang bagi kita untuk memiliki skill khusus yang jarang dimiliki mahasiswa informatika.

Ya, memang sekarang untuk memrogram suatu embedded sistem kita bisa memakai java atau C, kebanyakan dari kita pasti mahir dalam menggunakannya, lalu apa lagi yang perlu kita pelajari untuk dapat menekuni bidang embedded sistem ini?  Ternyata tantangan yang terberatnya adalah perancangan hardware.  Kita harus cerdik dalam memilih komponen penyusun hardware kita.  Mulai dari harga, ukuran, dan fungsionalitas yang ditawarkan.  Untuk hal ini kita harus banyak-banyak belajar dengan saudara kita mahasiswa jurusan elektro.  Karena kriteria dari embedded yang baik adalah seimbang antara harga komponen penyusun, ukuran alat yang tidak terlalu besar, dan fungsionalitas yang ditawarkan.  Terkadang batasan teknologi yang belum mendukung kemampuan perancang juga menjadi penghalang, misalnya secara teori, bisa dibuat flashdisk dengan kapasistas harddisk, namun harga komponen penyusun yang tidak terjangkau pasar tidak memungkinkan alat ini dibuat.  Kembali kita berpikir, ternyata bukan cuma memakai bahasa pemrogrman tingkat rendah saja ya embedded sistem itu? Ya, karena memang tujuan dari membuat embedded sistem adalah menciptakan suatu produk mandiri, bukan sekedar program.  Berarti memang susahkah untuk menciptakan embedded sistem?  Ya, hanya jika berpikir ini sulit.  Tentunya semua hal memiliki kesulitan tersendiri untuk dikerjakan, namun perancangan hardware saat ini telah banyak dimudahkan dengan software yang secara otomatis membantu kita dalam merancang hardware yang efektif.  Ini merupakan satu alasan lagi kenapa kita harus mulai melirik mempelajari embedded sistem.

Peluang-peluang seperti inilah yang harusnya kita manfaatkan, kurangnya peminat pengembang embedded sistem harusnya jadi penyemangat kita untuk lebih mendalaminya, karena ini bisa menjadi skill unik yang memberi nilai lebih bagi kita mahasiswa informatika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s