Collaborative Communication on Facebook – Chapter 4 assignment Interaction Design

What is the purpose of the facebook?
Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang sangat sukses di dunia. Dengan ide awal
menghubungkan data-data teman untuk tujuan pengganti buku tahunan konvensional suatu
universitas, sampai sekarang facebook terus berkembang menjadi social media dengan banyak fitur
yang menarik yang juga mensupport komunikasi untuk kolaborasi seperti berbagi catatan, foto,
polling informasi dan sebagainya.


What other visualizations are included? What information do they convey?

Visualisasi di facebook merupakan sebuah timeline yang berupa sejarah kehidupan kita, dimulai dari
sejak lahir, dilengkapi dengan milestone momen penting di kehidupan kita. Kita juga dapat melihat
biodata pengguna jika mereka mengisinya, namun sudah banyak pengguna yang membagi data
mereka di facebook. Aktivitas komunikasi seperti wall, share foto, link juga bisa kita amati
berdasarkan kronologi waktu.
What kinds of conversation mechanisms are supported?

Facebook mensupport banyak conversation mechanisms antara lain synchronous dan
unsynchronous.
Synchronous communication di facebook antara lain :
Chatting teks, video chat dan group chat
Sedangkan Unsynchronous communicationnya :
berkirim wall, update status, berbagi foto, berbagi catatan, berbagi video, polling, berbagi lokasi,
berbagi link, group dan berkirim pesan pribadi.
Sebuah akun facebook bisa menampilkan data pribadi seseorang, dan mewakili seseorang yang
benar-benar ada didunia nyata untuk saling mengomentari status, foto, polling dan fitur lain yang
bisa di bagi di facebook.
What kinds of coordination mechanisms are provided?
Facebook pada awalnya hanya mensupport koordinasi secara non-verbal, namun fitur video chat
saat ini sudah bisa digunakan sebagai koordinasi verbal meskipun belum bisa digunakan untuk lebih
dari dua orang.
Koordinasi secara berkelompok juga diakomodasikan oleh facebook melalui group yang dapat dibuat
dan diatur visibilitasnya. Saling berbagi materi gambar, video, polling dan bahkan berkolaborasi
membuat sebuah catatan dapat dilakukan bersama-sama.
What kinds of social protocols and conventions are used?
Rules dan conventions yang digunakan di facebook sebenarnya tidak ada yang baku, namun saat ini
data yang ada di facebook merupakan data asli yang merepresentasikan pemilik, sehingga
komunikasi yang dilakukan sang pemilik akun pun akan mencerminkan kepribadiannya di mata
pengguna facebook yang lain yang umumnya saling kenal di dunia nyata. Umumnya chatting atau
pesan digunakan untuk saling berkomunikasi secara pribadi, sedangkan wall atau media lainnya
untuk dibagi ke orang lain yang bisa kita setting visibilitasnya apakah untuk teman-teman kita,
teman dari teman kita atau untuk umum. Kebebasan berekspresi ini dapat kita sesuaikan dengan
siapa kita berinteraksi, apakah dengan teman, keluarga, kolega kerja atau sebagainya, sama persis
seperti kehidupan sehari-hari kita. Bahkan tampilan profile picture ataupun beberapa gambar yang
kita bagi umumnya diatur berdasarkan norma masyarakat.
Are there any social phenomena that occur specific to the context of the virtual world that
wouldn’t in face-to-face setting, e.g. flaming?
Umumnya pengguna facebook menggunakan norma-norma yang ada di daerah mereka masingmasing
sebagai acuan kesopanan dalam berkomunikasi meskipun melalui dunia maya, beberapa
mungkin menggunakan facebook untuk mengekspresikan ketidaksukaan seseorang di dunia nyata
dimana mereka tidak ingin menyampaikannya dan bahkan ada beberapa yang menggunakan
facebook untuk menyerang seseorang, atau melakukan hal yang melanggar norma seperti menyebar
gambar tidak senonoh, namun pihak facebook menyediakan fitur untuk melaporkan apakah suatu
konten di facebook tidak pantas untuk ditampilkan.
What kinds of awareness information are provided?
Kita bisa mengatur apakah kita akan tampil online atau offline di status chatting kita, namun segala
aktivitas kita dapat diamati teman kita melalui fitur baru facebook yaitu ticker news, sehingga kita
tidak dapat menikmati fasilitas “invisible” namun tetap melakukan unsynchronous communication
karena kegiatan kita bisa terpantau melalui fitur ini. Fitur invisible ini hanya bisa kita matikan untuk
synchronous communication di facebook. Pada saat kita chatting, ketika kita mengetik, maka akan
muncul notifikasi “typing” di tempat teman kita sehingga hal ini membantu memberikan feedback

kenyamanan dalam menggunakan non-verbal communication. Beberapa emotikon juga tersedia
walaupun masih terbatas untuk membantu mengekspresikan diri kita.
Hal penting lainnya adalah pengaturan privasi mengenai segala sesuatu yang kita post di facebook,
apakah hanya bisa terlihat oleh teman, teman dari teman kita, umum atau hanya beberapa orang
tertentu saja.
Does the mode of communication and interaction seem natural or awkward?
Saat ini non-verbal communication menggunakan teks sudah sangat umum dan sudah dianggap
natural, bahkan menurut saya fitur komunikasi di facebook merupakan perwujudan komunikasi
media social yang sangat baik.

Collaboration communication analysis on Facebook group


Collaboration communication yang paling menonjol pada facebook adalah fitur group nya. Kita
dapat membuat group dan otomatis menjadi adminnya. Kemudian meng-invite teman-teman kita
untuk bergabung dalam group. Beberapa fitur menarik group facebook antara lain :
1. Create dan invite event

2. Sharing gambar dan saling berkomentar

3. Sharing document teks yang bisa diedit bersama
4. Chatting group
5. Membuat polling

6. Berbagi informasi ataupun link

Conclusion
Secara umum menurut saya facebook merupakan jejaring social terbaik yang ada saat ini, terutama
fitur group nya. Kemudahan berbagi data, mengenal orang satu sama lain dnegan lebih mudah
melalui profile, dsb. Namun beberapa peningkatan bisa dilakunan antara lain :
1. menambahkan fitur group video chat.
2. Sharing file di group juga bisa ditingkatkan lagi dari sekedar notes berupa file teks
menjadi document file seperti file doc, file excell, file power point dsb.
3. Menambahkan indeks file atau aktivitas penting didalam group sehingga kita tidak
perlu repot mencari post yang berisi informasi penting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s